Penyelenggaran Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi di JTEIF

Audit mutu merupakan pengujian secara sistematik, mandiri, dan terdokumentasi untuk menetapkan apakah kegiatan penjaminan mutu dan hasilnya sesuai dengan standar/prosedur/peraturan institusi yang telah ditetapkan dan diterapkan secara efektif untuk mencapai tujuan institusi. Adapun Audit Mutu Internal (AMI) adalah audit yang dilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian terhadap standar mutu organisasi sendiri (standar internal)

Satuan Penjaminan Mutu (SPM) yang merupakan bagian dari Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP3), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), menyelenggarakan kegiatan AMI dalam rangka menjamin pemenuhan standar mutu ITERA secara sistematik dan berkelanjutan. Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh program studi yang ada di ITERA termasuk prodi-prodi yang berada di lingkungan Jurusan Teknik Elektro, Informatika, dan Sistem Fisis (JTEIF). Di JTEIF sendiri ada 6 prodi yang telah melaksanakan AMI yaitu Program Studi Teknik Biomedis (BM), Teknik Elektro (EL), Teknik Telekomunikasi (TT), Teknik Sistem Energi (TSE), Teknik Infromatika (IF), dan Teknik Fisika (TF). Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 25 Agustus untuk Prodi Teknik Biomedis dan Teknik Elektro, 27 Agustus untuk Prodi Teknik Telekomunikasi, dan 31 Agustus untuk Prodi Teknik Sistem Energi, Teknik Informatika, dan Teknik Fisika.

Foto 1. Pelaksanaan AMI Program Studi Teknik Biomedis secara daring
Foto 2. Pelaksanaan AMI Program Studi Teknik Informatika secara daring

Pelaksanaan AMI tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan secara daring, kecuali untuk Prodi Teknik Elektro yang dihadiri oleh Koordinator Program Studinya sehingga pelaksanaan AMI dilakukan secara tatap muka langsung.

Foto 3. Pelaksanaan AMI Program Studi Teknik Elektro secara langsung
Foto 4. Pelaksanaan AMI Program Studi Teknik Telekomunikasi

Sebelum melaksakankan AMI, prodi yang akan diaudit harus menyiapkan dokumen-dokumen yang akan diaudit, seperti dokumen kurikulum, dokumen borang, dokumen renstra podi, berita acara perkuliahan, dan SOP-SOP yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, untuk ditelaah kesesuainnya oleh auditor yang sebelumnya telah ditentukan oleh ITERA.

Setelah melewati AMI, temuan-temuan oleh auditor yang belum sesuai dengan standar internal wajib diperbaiki oleh prodi. Hal ini nantinya akan sangat membantu prodi dalam menyiapkan diri untuk menghadapai akreditasi yang menjadi tolok ukur kelayakan suatu program studi ataupun perguruan tinggi. (amp)

Leave a Reply