Pelaksanaan Workshop Kurikulum Merdeka JTEIF


Merdeka Belajar-Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi baik pada segi soft skills maupun hard skills, agar menjadi lulusan berkompentensi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui Permendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, diketahui bahwa pelaksanaan kurikulum ini membuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kemampuannya dengan program pengajaran berbasis experiential learning. Salah satunya dengan hak belajar di luar program studi dan di luar perguruan tinggi selama beberapa semester. Pelaksanaan kurikulum merdeka tentunya akan melibatkan banyak stakeholder yang bergerak secara profesional pada bidangnya masing-masing untuk menciptakan link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industri.

Jurusan Teknik Elektro, Informatika, dan Sistem Fisis (JTEIF) dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka telah melaksanakan workshop yang secara khusus membahas penyusunan kurikulum tersebut. Kegiatan workshop dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2020 secara daring melalui media google meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh program studi di lingkungan JTEIF dengan pembagian sesi sesuai bidang keilmuan masing-masing yaitu sesi (1) Keilmuan Material dan Energi; (2) Keilmuan Instrumentasi, Kendali, dan Biomedika; dan (3) Keilmuan Teknologi Informasi & Komunikasi.

Pelaksanaan workshop mengundang narasumber dari berbagai kalangan, baik dari kalangan pelaku usaha, pemerintahan, tenaga kesehatan, dan akademisi. Dari kalangan pelaku usaha dihadiri oleh PT Pertamina Geothermal Energy, PT Bukit Asam, PT PLN, PT Tesena Inovindo, PGNcom, GASNET dan PT Bukalapak. Tenaga Kesehatan dihadiri oleh dokter RS Abdul Moeloek dan dari pemerintahan dihadiri oleh Staff Energi Kantor Presiden RI. Dari kalangan akademisi workshop ini dihadiri juga oleh akademisi dari ITB, ITS, Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komputer Indonesia (Aptikom), dan Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII). Hadirnya narasumber dari berbagai bidang ini turut memberi wawasan, pandangan, kritik serta saran yang sangat penting dalam penyusunan Kurikulum Kampus Merdeka JTEIF ITERA.

Parallel Discussion sesi 1 Keilmuan Material dan Energi
Parallel Discussion sesi 2 Keilmuan Instrumentasi, Kendali, dan Biomedika

Harapan sejalan dengan pelaksanaan workshop kurikulum ini, dapat tersusun kerangka pengajaran yang matang, sehingga setiap program studi di lingkungan JTEIF ITERA dapat menghasilkan lulusan yang unggul, berkompentensi, dan relevan dengan kebutuhan zaman. (amp)

Leave a Reply